4.04.2010

Pelatihan singkat Olah Sampah dan Pemupukan Perkebunan

Eksploitasi lahan pertanian secara terus menerus dengan asupan pupuk kimia, tanpa perbaikan kadar C-Organik ( tingkat kesuburan) akan menurunkan produktivitas lahan. Pemberian kompos hasil olah sampah dikombinasikan pupuk sintetik kimia secara bijaksana menjadi teknik pemupukan terpadu, diketahui mampu meningkatkan produksi sekaligus memelihara kesuburan pertanian dan perkebunan. Namun, sayangnya, pengetahuan pemupukan dengan menggabungkan kompos organik dan pupuk lengkap berimbang ( kandungan NPK-MgSCa+TE) - sebagai persyaratan utama dalam meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan (sustainable) seringkali masih terbatas dikuasai petani dan pengusaha perkebunan.

Atas dasar kepentingan menyebarluaskan informasi teknologi pembuatan pupuk organik dari bahan sampah kota dan teknologi pemupukan secara lengkap dan berimbang (NPK-MgSCa+ TE), dilaksanakan Pelatihan singkat Olah Sampah dan Pemupukan Perkebunan.

Penyaji materi adalah Ir Sonson Garsoni, alumni IPB - yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia (APPKMI), Ketua Asosiasi Konsultan Non Konstruksi Indonesia (Askkindo), Wk Ketua Umum Kadin Jawa Barat dan sekaligus juga selaku pimpinan PT. Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) yakni pelaku industri pupuk tablet ( Gramalet ), pupuk formula spesifik tanaman ( Gramafix) dan produsen komposter ( Biophoskko) - mesin pengolah sampah menjadi pupuk kompos dan organik- yang telah berpengalaman lebih 15 tahun dalam penyebaran teknologi pupuk dan pemupukan.

Pelatihan atau seminar singkat ini dilaksanakan  KencanaOnline.Com, akan bermanfaat bagi :

1. Pelaku usaha dan pengelola properti kawasan komersial ( Mall, hotel, developer perumahan, restoran, apartemen) serta pengelola fasilitas sosial ( kawasan pendidikan meliputi sekolah, Universitas), rumah sakit dan tempat peribadatan - dalam mendapatkan teknologi alat mesin pengelolaan sampah,

2. Pengusaha pertanian dan perkebunan dalam kepentingan mendapatkan informasi pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair (organik) bagi pemeliharaan kesuburan lahan,

3. Pengusaha perkebunan dalam kepentingan mendapatkan informasi teknologi pemupukan lengkap dan berimbang bagi peningkatan produktivitas kebun,

4. Peminat dan berbagai pihak yang peduli lingkungan dan peminat usaha berwawasan lingkungan serta produk organik,

5. Pejabat pemerintah maupun korporat yang berkaitan dengan CSR ( corporate social responsibility), PKBL serta pengendalian lingkungan.

Demikian semoga bermanfaat,

KencanaOnline.Com
http://www.kencanaonline.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar