1.07.2009

Pupuk Tablet Perkebunan Karet

Kian berkembangnya perekonomian berbagai negara yang diiringi peningkatan kebutuhan kendaraan bermotor dan aneka peralatan, akan membutuhkan lebih banyak lagi karet alam untuk ban dan alat industri, sehingga membuat prospek harga karet alam juga terus membaik. Kondisi yang membuat permintaan karet alam dunia terus meningkat itu, menciptakan prospek usaha bidang perkaretan juga menjadi semakin baik.

Meningkatkan produktivitas getah karet, salah satunya yang penting adalah menyediaakan pupuk formula yang spesifik bagi tanaman karet. Pupuk Gramafix® Karet adalah pupuk majemuk lengkap tablet (PMLT)- yang kandungan dan komposisi nutrisi NPK,MgSCa+ Mikro diformulasi dan diproduksi secara spesifik bagi tanaman Karet (Hevea brasiliensis) - akan sangat membantu petani pelanggan mendapatkan berbagai unsur hara pupuk yang diperlukan tanaman karet sekaligus dalam satu tablet.


Peningkatan produksi pertanian dapat dicapai melalui pendekatan teknologi yang tepat antara lain dengan menerapkan teknologi pemupukan berimbang spesifik lokasi. Saat ini teknologi pemupukan sesuai anjuran hampir tidak dilakukan oleh sebagian petani Indonesia, sehingga menyebabkan pemupukan menjadi tidak berimbang. Rendahnya pengetahuan akan pentingnya data kesuburan lahan kebun maupun kemampuan tanaman mengangkut hara bagi pertumbuhan dan produksi ditandai oleh masih rendahnya tingkat produktivitas tanaman dibanding genetisnya.

Guna mendukung metoda pemupukan berimbang dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis unsur hara tunggal yang dicampur secara sederhana ( simple blending) , atau dicampur secara mekanis ( mechanical blending) atau melalui teknologi pencampuran secara kimia ( chemical blending) yang disebut pupuk majemuk dengan komposisi kandungan hara atau formula tertentu. Sementara pemupukan spesifik lokasi didekati dengan membaca data sekunder peta kesuburan tanah di suatu wilayah diikuti dengan mendengar informasi pelanggan akan kondisi kebun. Informasi petani tentang kondisi tanaman secara visual juga bisa memberikan data bagi dasar perhitungan penyusunan komposisi unsur hara pupuk yang akan diproduksi ditingkat pabrik.


Dengan kandungan lengkap meliputi hara makro primer ( N, P,K), makro sekunder (Mg,S,Ca) dan mikro elemen esensial ( Fe, B, Bo, Mn, Zn, Cl) tersebut, pupuk formula Gramafix® Karet disajikan dalam bentuk tablet 10 gr, diameter 24 mm dengan ketebalan tablet 15 mm. Formula Gramafix® Karet telah terdaftar pada Departemen Pertanian Republik Indonesia (RI) No: T905/BSP/II/2003. 


8 komentar:

  1. Anonim7:38 AM

    brp dosis pupuk tablet bagi tanaman karet usia 3 tahun dan sebagian lg saya punya 12 tahun, apakah sama ?

    BalasHapus
  2. Dear pak Hartanto,

    Dosis pupuk tablet Gramalet bagi karet (populasi 500 pohon/Ha), utk perolehan lateks sesuai potensi genetisnya 1,5 sd 2,5 ton/Ha/th adalah 400 kg/ha atau 800 gram/pohon ( usia 4 tahun). Bagi usia 12 tahun bs gunakan sekitar 800 gram/pohon.

    BalasHapus
  3. Anonim8:04 PM

    Sayangnya, ketika harga naik, secara umum produktivitas karet petani Indonesia masih rendah dibanding di India, Thailand dan Vietnam yang sudah sudah mencapai rataan 1.700 kilogram/hektar/tahun, demikian juga Malaysia, Sri Lanka dan China di atas 1.000 kg/ha/tahun.

    BalasHapus
  4. Anonim6:51 AM

    Produktivitas tanaman karet, menurut Ditjen Perkebunan, kementan RI:
    "Biaya pemupukan menempati urutan kedua setelah biaya panen pada perkebunan karet. Pengeluaran biaya ini cenderung semakin mahal tetapi harus dilaksanakan karena terbukti pada tanaman belum menghasilkan (TBM) meningkatkan pertumbuhan hingga 30 % dan pada tanaman menghasilkan (TM) meningkatkan produksi hingga 24 %, termasuk pada perkebunan karet. Usaha perkebunan karet merupakan siklus terbuka yang memerlukan masukan hara setiap tahunnya. Upaya untuk melakukan efisiensi pemupukan dapat dicapai melalui teknologi perbaikan sifat tanah, pemanfaatan pupuk hayati maupun pupuk majemuk lepas lambat, seperti pada pupuk tablet".

    BalasHapus
  5. Cara aplikasi buat lobang pada lingkaran (piringan) disekitar 2/3 jarak pangkal batang ke ujung daun (canopy), tentukan dan tugal titik - titik lubang untuk penempatan pupuk Gramalet® searah keempat penjuru mata angin ( 4 titik atau 8 titik) . Masukan Gramalet® Karet, setengah dosis anjuran/ tahun ( dibagi secara merata disetiap titik) pada kedalaman 10-15 cm dari muka tanah. Pemupukan dilakukan sekali per 6 bulan atau 2 kali per tahun dan waktu pemupukan pada awal dan atau akhir musim hujan. Contoh pada tanaman karet ( TM 4) dengan dosis 160 kg/ ha/ thn atau 200 gr/ phn/ 6 bln dapat dibuat 4 titik tugal / lubang, tablet dibenamkan masing – masing 5 butir ( @ 10 gr) per lubang. Setelah pupuk dibenamkan, lubang ditutup kembali. Dianjurkan pada saat pemupukan, sekitar tanaman bersih dari rumput pengganggu ( gulma) .

    BalasHapus
  6. Dalam praktek, standar dosis pupuk tunggal (Urea, SP, KCL) sebagaimana rekomendasi Balai Karet Sei Putih, seringkali diaplikasi pekebun dalam jumlah lebih rendah. Dengan demikian, dosis 400 kg/Ha/tahun, menggunakan tablet Gramalet sebagaimana kami sampaikan adalah standar ideal, berdasarkan pada uji jaringan dan daun akan kemampuan serapan hara tanaman karet.

    Pada kondisi ideal, target perolehan lateks 2,5 ton/Ha/tahun diperlukan 60 N+ 30 P dan 65 K2O. Untuk memenuhi itu, bisa diperbandingkan antara sumber pupuk tunggal dan majemuk Gramalet. Diketahui, kandungan aktif pada pupuk tunggal ( Urea=46 %, SP=18 %, KCL=60%). Sementara kandungan pada tablet Gramalet formula Karet adalah NPK,MgSCa + mikro ( 15-12-12-3-6-3+ mikro)

    Rumus kandungan pada tablet, hara terkandung x efisiensi= jumlah hara dalam tablet dibenamkan akan diserap akar hampir 100 % berbeda dengan pupuk prill, menurut hasil litbang, tercuci, menguap dan terjerap menjadi koloid, hingga 70 %.

    BalasHapus
  7. Anonim10:40 PM

    apakah artinya dosis rekomendasi pupuk tablet itu masih bisa diturunkan ?

    BalasHapus
  8. ya pak, itu adalah kesetaraan kandungan hara dibanding dosis rekomendasi pd penggunaan pupuk tunggal. Kita dpt data, pada Tanaman Menghasilkan TH ke 4 ( TM 4) sebagaimana rekomendasi dosis oleh Balai terkait Karet - adalah 478 kg Urea, 620 kg SP 36 dan 238 KCl/ MOP atau total dosis 1.336 kg/ Ha/ th.

    Nah klu kebiasaan bapak dibawah itu, maka dosis tablet nya pun dpt diturunkan atau 35 % dari penjumlahan pupuk tunggal yang biasa bapak gunakan.

    BalasHapus