12.10.2006

Menakar Mutu dan Harga Pupuk Majemuk Tablet

Banyak pelanggan bertanya kenapa harga Gramalet atau merk pupuk keluaran PT CV Sinar Kencana lainnya berharga Rp 250.000 setiap karton 20 kg di pasaran eceran (retail) ? Atau kenapa mahal dan kenapa murah, dan seterusnya ? Harga sebenarnya relatif tergantung pada nilai ( value) yang diterima pelanggan. Harga termasuk after service dan garansi misalnya akan lain dengan barang tanpa jaminan bagi pelanggan dari segala resiko.

Pertanyaan itu sebenarnya wajar, nah kewajiban kita menjelaskannya. Sama halnya pada katagori barang lain, misalnya di shampo atau sabun dan banyak produk lainnya sama saja. Tergantung nilai (value) dan kandungan (containt) serta isi (ingredient) atau gampangnya orang bilang gimana mutunya dong......................

Memang benar demikian, standar Gramalet setidaknya berusaha konsisten pada beberapa hal keperluan pemupukan secara benar, antara lain :

1. Kandungan dijamin minimal 3 Hara Makro Primer ( Nitogen, Phosfor dan Kalium /NPK), hara mikro sekunder ( Magnesium, Sulfur dan Calcium/Mg,S dan Ca) serta hara mikro ( Fe, Cu, Zn, B, Bo, dan Molibadat/Mo),
2. Disajikan dari bahan baku terpilih seperti Urea, Super phosfat ( SP) dan KCL serta Kiserit Ex Jerman - yang memiliki kelebihan antara lain tingkat water soluble dan dijamin tidak terikat dalam senyawa khelat ( yang melindungi unsur hara dari penyerapan air). Bisa saja sumber Posfor diambil dari Rock Phosphat (RP) yang harganya jauh murah sekitar 10 % ( Rp 300/kg) dari TSP ( Rp 3000/kg) ataupun sumber Mg diambil dari dolomit lokal- berharga Rp 300/kg dibanding kiserit ex Impor Rp 3000/kg; Dari 2 unsur itu saja dapat diduga kalau harga Pmlt bisa diturunkan sangat signifikan.

3. Minimal kandungan mikro elemen termasuk Mo-(molibdium)- yang berharga bisa hingga Rp 150.000/kg akan sangat berpengaruh pada bentuk sama-sama tablet namun minus Mo. Memang kita sadari jika unsur mikro ini bukan essensial bagi semua tanaman dan lokasi, namun tanpa keberadaan Mo misalnya banyak hal bisa terjadi pada tanaman. Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-. Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar. Bila tanaman terlalu tinggi, selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya. Hal ini agak berbeda dengan sifat hara mikro yang lain. Pada daun kapas, kadar Mo sering sekitar 1500 ppm. Umumnya tanah mineral cukup mengandung Mo. Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS), powellit (CaMo)3.8H2O. Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion. Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo. Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air. Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat.

Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase. Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.

4. Jaminan after sales service dalam bentuk konsultasi dan bahkan kunjungan serta penggantian atas kerusakan atau kerugian jika dibuktikan hal itu terjadi akibat penggunaan pupuk Gramalet dan Gramafix keluaran resmi PT.CV Sinar Kencana. Pernah, jauh-jauh ke Melaboh Aceh Barat hanya alasan ada petani jeruk yang kurang puas pada pemakaian Gramalet dibanding Urea misalnya. Dan, ternyata soalnya adalah dia tidak pernah test membedakan jeruk dengan memakannya di persil Urea dan jeruk di Persil tanah dengan pupuk Gramalet- yang jauh lebih manis rasanya dibanding petak sebelumnya -yang relatif masam. Maklum petani jeruk ngak pernah makan jeruknya kali.......................Lagian masa jeruk makan jeruk fikirnya...............!?
Pembaca, ternyata kualitas pupuk tablet ex Import dari Belanda seperti Dekaform dan Fertimel ( Austria) yang memang sangat homogen harus dibayar 2 kali harga Gramalet ( produk Dalam Negeri ini). Memang bagi konsumen penghasil buah dan mahal, tidak masalah menggunakan pupuk ex import ini, toch kembali dari harga jual hasilnya juga ?
Jadi jika saja ada yang mengatakan terdapat pupuk tablet di pasaran jauh murah dibanding Gramalet janganlah lantas berang...............itu bukan harus dianggap saingan Bung ! Namanya dagang kan berhak ambil segmen beda. Pada akhirnya konsumen akan tahu dan membedakan mana merk yang layan buat tanaman dengan harga lebih murah dan terjangkau misalnya. Toh semua tahu suatu saat nanti kalau harga ngak akan bohong. Bukankah Gramalet dengan turunan ( Co Branding) Gramafix bertahan sejak tahun 1994 ( awal pupuk tablet beredar di Indonesia) masih bertahan hingga kini ? Bukankah banyak pelanggan loyal masih bertahan tanpa promosi Prinsipal lagi ? Bukankah itu emua menunjukan bahwa tidak akan semua petani menjadi target sasaran perusahaan ini ?
Bahwa di Proyek pemerintah kemudian Gramalet "terkalahkan" oleh banyak Pupuk Tablet baru lahir setelah tahunan peredaran Gramalet, ya maklum aja, mana ada tender bicara mutu selain yang terbela oleh tulisan di hasil uji kandungan doang., celakanya, bahan berbeda tetap bisa hasilkan uji mutu kandungan yang sama, maklum kandungan kimia memang ngak bisa diutak utik. .........kecuali oleh fulus yang bermain dengan oknum Lab Uji kok.
5. Legalitas Gramalet sudah memenuhi persyaratan UU No 12 / 1982 tentang Budidaya Tanaman serta Peraturan Pemerintah No 8/2000 yang mensyaratkan Uji Efekttivitas serta pendaftaran No ke Menteri Pertanian RI sebagaimana Tatacara SK Mentan tersebut. Perjalanan ke pemeuhan syarat ini bukanlah hal mudah, disamping aneka pengujian berbagai rancangan ulangan juga analisa BCR dan aneka uji mutu di Lab terakreditasi KAN. Nah dalam hal ini memang seringkali konsumen ngak mau peduli, padahal bedanya adalah jika belum legal namanya juga palsu bukan ?
 
Tapi masalahnya yang lebih seru, ada pupuk ajaib buatan putra Indonesia juga sih......... di republik Mimpi, tanpa kandungan hara bisa jadi pupuk dan yang ujug-ujug dipanggil Presiden dengan harapan menyelesaikan soal produksi beras dan swasembada. Wah kalau sudah begini bukan urusan kimia dan sistim mutu lagi Mas ! Silaken aja gimana baiknya menurut yang pakai bendo,  kami mau alon-alon asal kelakon aja deh++)


Jenis TanamanFase/UmurUkuran dan  Dosis/pohonDosis (Kg/ha./th).

GrJumlah tablet





Kelapa Sawit1-6 bulan362,5

(Pre nursery)



7-10 bulan1079,8

(main nursery)



1 tahun1050  -   7070 - 98

2 - 3 tahun1080  -  100112 - 140

4 - 8 tahun10120 - 140168 - 196

9 - 13 tahun10180 - 200252 - 280

14 - 20 tahun10160 - 180224 - 252

>  20 tahun10100 - 120140 - 168





Cengkeh1 - 2 tahun103  -    63,6 - 7,2

2 - 3 tahun106  -   207,2 - 24

4 - 6 tahun1020 -  6024  - 60

>  6 tahun1060 - 20060 - 120





KaretPersemaian1034,5

di polybag10315

1 - 2 tahun1010 - 1250 -  60

2 - 3 tahun1012 - 1460 -  70

4 - 6 tahun1016 - 2080 - 100

>  6 tahun1012 - 1460 - 70


Melayani Pelanggan Pupuk

Memupuk tanaman di masa tanah sudah jenuh dengan asupan berbagai hara kimia bertahun tahun lalu - ibarat mengurus orang keracunan, perlu hati-hati jika tidak ingin tanaman malah mati akibat jenuh unsur tertentu atau malah kerdil akibat defisiensi hara tertentu. Umumnya tanah kebun yang sudah dieksploitasi dengan penggunaan pupuk tabur, seperti pada kebun sawit, tanah sekitar perakaran sudah mengeras seperti tembok semen. Mikrobial tanah sudah mati, porositas menghilang, jasad renik mati termasuk cacing pun tidak akan bisa hidup dalam tanah yang demikian sakit.  Kondisi khusus berbagai lokasi mengharuskan pemupukan menggunakan jurus spesifik lokalita - ketahui terlebih dahulu diketahui unsur apa saja dan berapa jumlahnya unsur hara dibutuhkan oleh tanaman yang sedang diusahakan, kemudian diberikan asupan hara sebatas kebutuhan berdasar jenis dan fase pertumbuhan tanaman.

Dengan klaim menjadi salah satu pelopor dalam penyediaan pupuk majemuk formula flexibel di Indonesia, CVSK - sebagai prinsipal pupuk majemuk lengkap tablet Gramalet - memiliki sisdur dan tradisi menyediakan layanan kepada pelanggan dengan kuantitas order tertentu - guna mengukur kondisi kesuburan lahan sebelum aplikasi dan bahkan sebelum penempatan order.

Pada kesempatan memenuhi undangan agen Sumatera Utara guna menerima keluhan petani pekebun kelapa sawit di daerah Labuan Batu, Sosa sampai wilayah perbatasan dengan Riau, kami melakukan pengambilan sampel untuk analisa tanah dalam rangka menentukan formula pupuk Gramalet yang sesuai dengan lahan tersebut. Pengambilan sampel dan pengamatan fisik tanah tersebut antara lain di lakukan di lahan milik KUD Serbaguna, Desa Sosa, Kab. Rantau Prapat Sumatra Utara seluas 1500 ha. Selain itu, CVSK juga melakukan analisa lahan pada perkebunan rakyat di Desa Tanah Putih, Kec.Tanjung Belawan, Rokan Hilar, Riau dengan luas lahan 1000 ha. Jauh-jauh kami datang tidak lain karena mereka adalah pelanggan yang telah menggunakan produk CVSK ini sejak sekitar 5 tahun lalu.

Setelah sarapan Kopi Tiam dan Roti Selai Srikaya yang sangat enak, kami menempuh jalan berliku dari Rantau Prapat sejak pagi buta menuju kebun pelanggan. Sepanjang jalan kami amati di bagian kanandan kiri jalan banyak kebun sawit rakyat yang belum menggunakan Gramalet. Terdapat aneka kondisi tanaman seperti ada masalah dengan daun yang kurang mengkilat, cenderung kusam kurang kadar pigmen dalam chlorofil. Hipotesis kami menyatakan kalau lahan tersebut kekurangan Fe. Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic. Penurunan kadar pigmen dan protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe. Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim.

Di bagian lahan lain juga terdapat gejala defisiensi / kekurangan Cu yang antara lain ditampakan oleh pembungaan dan pembuahan terganggu, warna daun muda kuning dan kerdil, daun-daun lemah, layu dan pucuk mengering serta batang dan tangkai daun lemah. Pengambilan sample tanah pada kebun tujuan kami sendiri dilakukan pada beberapa lokasi sample dan mengambil berbagai lapisan sampai puluhan cm dari permukaan. Ternyata di kebanyakan wilayah ini adalah didominasi tanah gambut. Sampai beberapa puluh cm hampir belum bisa kami temukan lapisan top soil berwujud tanah. Berdasar sifat asam gambut, dapat diduga bahwa bagian tanah ini kekurangan unsur Mo.

Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase. Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.
Dari pengalaman hampir 10 tahun menggeluti pupuk majemuk tablet, kami menarik kesimpulan kalau para pekebun hampir selalu melupakan peranan penting unsur mikro dalam pemupukan. Bahkan, unsur hara makro sekunder seperti Mg, S dan Ca juga seringkali diabaikan. Dianggapnya, pupuk Urea ( Nitrogen) pun cukup membuat tanaman hijau dan bertumbuh.

Mengambil sekedar segumpal tanah sampai ratusan km dari Bandung ke Labuan Batu bahkan Sidempuan, Sosa sampai Bagan di Riau- sebenarnya sangat membuat kesal. Mungkinkah kedepan teknologi 3 G mampu memberi instruksi ke petani pekebun agar mengambil sample tanah dan mengirimnya ke laboratorium terdekat ? Toh kami pabrik hanya perlu angkanya saja ? Namun capek dan kesal itu terlampaui ketika melihat kumpulan bunga ditanam dalam kemasan pupuk Gramalet tumbuh begitu suburnya. Tuh...kan baru kemasannya aja telah buat subur, coba apalagi pupuknya celoteh agen kami Mahadi Hasibuan ini. Oke juga ya...................................kemasan Gramalet jadi "pot bunga". 

Dan kami pun sadar bahwa layanan dan perhatian kami sampai kepada analisa tanah dan kesuburan, kendati jauh dan melelahkan, namun justru itulah yang mungkin telah menjadi perekat hubungan saling menguntungkan antara banyak petani sawit di Sumatera Utara dan Riau, petani kakao di Sulawesi serta petani padi di beberapa daerah Jawa selama hampir 5 tahun. Sangatlah berarti bahwa berdagang, disamping mendapatkan laba guna mempertahankan perkembangan dan investasi kedepan juga- terlebih penting adalah adanya repeat order hingga beberapa tahun. Nah, dengan order berkelanjutan, sang agen pun dapat dapat hepeng ( uang), serta merta dapur kami di Bandung pun terjamin mengepul secara berkelanjutan pula. Akhirnya, saat pamitan itu, dengan logat Bataknya Hasibuan bilang : " Hepeng mangatur nagaraon bah !!! Kami pun serentak sontak menjawab : " Ya sama-sama Pak, kami pun menghaturkan terimakasih dong...." Dan mendengar jawaban kami yang sok yakin itu dia hanya tersenyum. Oi, rupanya ucapan bahasa Mandailing tadi - artinya bukan soal terimakasih, tapi : "uang mengatur segalanya "......................Ah telah gega...bah pula kami rupanya++++++++++++)

Referensi Pupuk dan Pemupukan

Cari Pupuk di Google

Memuat...

Video Pupuk dan Pemupukan

Loading...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pupuk Tablet Gramalet® Sawit

Pupuk Tablet Gramalet® Sawit
Pupuk majemuk lengkap formulasi Gramalet adalah pupuk spesifik bagi tanaman sawit dan kelompok tanaman palma lainnya seperti tanaman hias palm, pinang dan kelapa yang dirancang dengan mempertimbangkan jumlah maupun jenis kebutuhan unsur hara bagi pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Kandungan hara lengkap yang meliputi makro primer (NPK), makro sekunder (Mg,S,Ca) dan mikro esensial ( Fe, B, Bo, Mo, Mn, Zn, Cl ) disajikan berbentuk tablet ukuran 10 gram ( diameter 24 mm ) guna menjamin pelanggan mendapatkan aneka hara pupuk lengkap yang sudah mengandung seluruh unsur hara sekaligus dalam setiap tablet. Formula ini mendapat tanda SNI dan terdaftar pada Departemen Pertanian RI No : T904/BSP/II/2003.

Pupuk Gramafix® Kakao

Pupuk Gramafix® Kakao
Pupuk Gramafix® Kakao sebagai pupuk majemuk lengkap tablet yang diformulasi dan diproduksi secara spesifik bagi tanaman kakao sangat membantu petani pelanggan mendapatkan berbagai unsur hara pupuk sekaligus. Dengan kandungan lengkap meliputi hara makro primer ( N, P,K), makro sekunder (Mg,S,Ca) dan mikro elemen esensial ( Fe, B, Bo, Mn, Zn, Cl) dan disajikan dalam bentuk tablet 10 gr dengan dosis 50 kg sampai 400 kg tergantung umur dan fase pertumbuhan tanaman.

Formula Pupuk Spesifik Tanaman Gramafix

Formula Pupuk Spesifik Tanaman Gramafix
Memudahkan petani dan pengusaha agribisnis mendapatkan semua unsur hara pupuk bagi tanamannya secara sekaligus dalam setiap tablet . Gramafix sudah terformulasi di tingkat pabrik secara spesifik per tanaman. Guna efisiensi dan kepraktisan agribisnis, kini petani tidak perlu lagi mencari dan mengoplos aneka bahan pupuk di kebun.

Video Teknologi Pupuk

Loading...